LOVE TURNED PART 6-END + EPILOG

Title : LOVE TURNED PART 6-END + EPILOG
Author : Yang Punya BLOG
Genre : Romance , HUmor , Angst , Dll
Rating : PG21
Cast :
Seo Joo Hyun a.k.a Seohyun
Cho Kyuhyun a.k.a Kyuhyun
Lee Donghae a.k.a Donghae
Other member , can u find…

Alohaaaa~~~
author come back nih…
nepatin janji buat ngepublish part-end ini…
HAppy reading aja yaaa….
AUTHOR POV
Kyuhyun mulai terbawa permainan (?) Sunnya. Tanpa sadar tangannya menahan kepala Sunny yang sedang berkelana dimulut Kyuhyun agar tetap menciumnya. Terdengar bunyi decapan mulut mereka berdua yang beradu. Tiba-tiba Kyuhyun mendorong Sunny sampai ia jatuh kelantai.
“Auch”
“Dasar yeoja br*ngs*k! Kau tidak lebih baik daripada binatang!” Kyuhyun mencaci Sunny.
“Haha, terserah apa katamu Cho Kyuhyun”
Kyuhyun beranjak dari ranjang dan menyambar kaos yang tadi dilempar Sunny , dan memakainya. Kemudian ia melangkah menuju pintu.
“Mau kemana kau?”
“Bukan urusanmu”
“Gajima. Jangan tinggalkan aku” Sunny memeluk Kyuhyun dari belakang. Kyuhyun berbalik, menepis dengan kasar tangan Sunny yang melingkar ditubuhnya.
“Jangan pernah lagi menyentuhku dengan tangan kotormu” ancam Kyuhyun tepat di depan muka Sunny.
“Sekarang katakan padaku di mana kamar Donghae dan Seohyun?”
“Mereka……di… …”
“Palli! Dimana kamar mereka!” bentak Kyuhyun
“Mereka di kamar 1513 , tepat di sebelah kanan kamar ini”
Tanpa banyak bicara Kyuhyun segera melesat ke kamar tersebut. Ia mencoba mendobraknya, dan sekali dobrak kamar itu langsung terbuka. Kyuhyun segera memasukinya. Mata Kyuhyun langsung melotot begitu melihat adegan didepannya. Di tempat tidur, terlihat Donghae yang hanya memakai handuk sedang menciumi muka Seohyun dan berusaha membuka dress Seohyun yang matanya terpejam.
“Hentikan b*jing*n!”
Kyuhyun menarik Donghae kemudian menonjoknya
“Kau! Bagaimana bisa ada disini!”
“Apa yang kau lakukan pada Seohyun, huh?” tanya Kyuhyun memukuli Donghae yang diam saja tidak membalas Kyuhyun.
“Apa yang aku lakukan pada Seohyun? Kau tidak lihat aku sedang bersenang-senang dengannya, huh?”
BUGH !
Sekali lagi Kyuhyun melayangkan tinjunya pada Donghae. Bibir kiri Donghae berdarah karenanya.
BUGH !
Donghae melayangkan tinjunya pada perut Kyuhyun, menyebabkan Kyuhyun jatuh terduduk meringis memegangi perutnya.
BUGH !
Kali ini Donghae ambruk karena tonjokan Kyuhyun di perutnya.
“Uhuk-uhuk” Donghae terbatuk karena itu.
Kyuhyun segera menghampiri Seohyun dan membenahi dress Seohyun yang berantakan. Kemudian menggendong Seohyun, membawanya keluar hotel.

SEOHYUN POV
Aku mengerjap-ngerjapkan mataku , berusaha menyesuaikan dengan cahaya matahari yang menyelusup masuk kamar. Uuch…kepalaku terasa berat sekali. Aku memandangi langit-langit kamar. Ini bukan kamarku. Mataku menyapu seluruh ruangan ini, sesosok tubuh terlihat tidur berselimut di sofa.Bukankah itu Kyuhyun oppa? Lama aku memandangnya, kemudian ia membuka matanya. Mata kami bertemu, saling pandang.
“Oh, kau sudah bangun Seo?” Kyuhyun oppa menghampiriku
“Oppa aku ada di mana?” tanyaku berusaha duduk tapi kepalaku berat sekali #efek obat tidur kemarin
“Ini rumahku, kamarku”
“Apa yang terjadi? Kenapa aku bisa ada di sini?” aku berusaha mengingat kejadian kemarin tapi aku sama sekali tidak ingat. Lama oppa diam, kugerakkan tanganku didepan mukanya.
“Oppa? Gwaenchana? Kenapa malah melamun?”
“Oh, ah. Ani”jawabnya gelagapan
“Kenapa aku bisa ada disini?” aku mengulangi pertanyaanku
“Kau tidak mengingatnya?”
Aku menggeleng pelan
“Aiiigooo…jadi kau tidak ingat semua yang kita lakukan semalam?”
Aku mengernyitkan dahiku
“Maksud oppa?”
“Kau benar tidak mengingatnya Seo? Semua…” Kyuhyun oppa semakin mendekat , jarak di antara kami semakin dekat. Kutundukkan kepala dan kupejamkan mataku
“Semalaaaaam kita telah melakukaaaaaaan… Fuuh~” Kyuhyun oppa meniup telinga kananku. Sontak aku menjerit karena kaget.
“Kyaaaa…apa maksud oppa !?”
“Wahaha…tidak terjadi apa-apa, sana cepat cuci muka atau mandi sekalian. Aku siapkan sarapan dulu” Kyuhyun oppa beranjak meninggalkanku yang masih melongo di tempat tidur.
***
Kuhampiri Kyuhyun oppa yang duduk di meja makan sambil membaca koran. Aku mengambil duduk di depannya
“Sudah? Mandikah?” tanyanya
“Ne oppa”
“Cepat makan”
“Cuma roti panggang nih? Nggak ada yang lain?” tanyaku
“Aiiissh yang penting makanan , cepat habiskan” sambil makan aku bertanya lagi pada Kyuhyun oppa.
“Oppa , tadi kau belum jelaskan padaku kenapa aku bisa ada di sini”
“Jeongmal?”
“Ne oppa” Kyuhyun oppa tampak berpikir sebelum menjawab.
“Kemarin itu aku ditelpon Donghae, mobilnya mogok dijalan dan kau tertidur. Dia tidak tega membangunkanmu jadi dia menyuruhku untuk mengantarmu pulang”
“Jeongmal?”
“Ne, kau kira aku bohong?”
“Lalu kenapa kau tidak mengantarku pulang? Malah membawaku kerumah oppa?”
“Oh itu karena aku tidak enak membawamu pulang sedangkan kau dalam keadaan tidur. Nanti ummamu mengira yang tidak-tidak. Jadi aku membawamu kerumahku dan mengirim pesan ke ummamu dengan ponselmu yang mengatakan kalau kau akan menginap di rumah temanmu. Untung saja ummamu percaya kalau pesan itu kau yang mengirimnya” jelas Kyuhyun oppa panjang lebar
“Oh begitu ternyata”
***
“Gomawo oppa sudah mengantarku” aku membungku pada Kyuhyun oppa
“Cheonmaneyo, sana cepat masuk. Aku pulang dulu”
“Ne oppa. Hati-hati di jalan”
***
KYUHYUN POV
Sampai juga aku dirumah setelah mengantar Seohyun pulang. Mian Seo, aku membohongimu. Bukan maksudku tidak mau mengatakan yang sebenarnya, aku cuma tidak mau kau shock dan membenci orang yang selama ini kau sukai setelah aku menceritakan hal kemarin. Donghae , b*jing*n itu, awas saja. Aku belum selesai memberi pelajaran padamu.
***

AUTHOR POV
Pagi menjelang , Seohyun sudah rapi dengan seragam sekolahnya. Setelah sarapan dan berpamitan pada ummanya, Seohyun segera meninggalkan rumah menuju halte bus.
@school
SEOHYUN POV
Aku berjalan di koridor menuju kelasku. Ehm? sepertinya di depan itu Donghae oppa. Kupercepat langkahku menyamai langkahnya.
“Annyeong oppa” sapaku ramah. Dia tampak terkejut
“Eh euhm… an , annyeong Seohyun”
“Wae oppa gugup begitu?”
“Mw, mworago? an aniyo”
“Oppa kenapa sih? Eum ne , mian ne oppa”
“Mian untuk apa?”
“Lusa malam kemarin. Aku tertidur di mobil oppa. Kemudian mobil oppa mogok, karena tidak enak membangunkanku. Oppa menelpon Kyuhyun oppa dan menyuruhnya mengantarku pulang”
“Mwo? Mogok?”
“Ne , bukankah mobil oppa mogok? Kyuhyun oppa sudah menceritakan semuanya”
“O oh begitukah?”
“OMO! Chakaman oppa! Pipi oppa lebam. Oppa habis berkelahi ya?”
“Mwo? ah…ini… oh ini karena…karena… Ah iya, aku jatuh di kamar mandi jadi seperti ini”
“Jeongmal?”
“Ne, Seo Joo Hyun”
“Ah sudah sampai di kelas. Aku masuk dulu ya oppa”
Aku masuk kelas dan duduk manis. Kenapa Donghae oppa tadi gugup begitu ya? Memangnya ada yang salah dengan kata-kataku. Lalu, apa mungkin jatuh di kamar mandi sampai seperti itu bekasnya. Molla.

DONGHAE POV
Apa yang dikatakan Seohyun tadi? Mobil mogok? Benarkah Kyuhyun bilang seperti itu pada Seohyun? Tapi wae? Bukankah dia membenciku? Wae ia tidak mengatakan hal yang sebenarnya pada Seohyun agar Seohyun membenciku. Tapi terserahlah , malah bagus. Dengan begini aku masih bisa mendekati Seohyun karena ia tidak tahu apa-apa tentang malam itu. Auch , aku memegangi pipiku yang sakit. Keras juga pukulannya , dia memukulku dengan penuh kebencian.

AUTHOR POV
“Ya , pemanasan dulu. Lari keliling lapangan 30x. Palli” teriak Kyuhyun
“Ne ketua” sahut anak buah(?) Kyuhyun tak terkecuali Seohyun. Merekapun mulai lari bersama-sama, sementara Kyuhyun mengawasi mereka dari pinggi lapangan. Dimulutnya menancap(?) peluit
“PRIIIIIT! Ya! Lee Sungmin , apa yang kau lakukan! Jangan tengak-tengok. Lari , palli! Kau mau pemanasannya kutambah lagi khusus untukmu!” teriak Kyuhyun.
“Aniyo ketuaaaa” Sungminpun mulai serius berlari. Walaupun Sungmin adalah sahabatnya sendiri tapi Kyuhyun akan tetap menegurnya jika Sungmin melakukan kesalahan atau tidak fokus saat latihan basket.
***
“Ne , latihan hari ini cukup sampai disini. Kita latihan lagi lusa” Kyuhyun menutup acara latihan.
“Ne ketua” satu persatu anggota meninggalkan lapangan basket. Ada yang langsung pulang , ada yang menuju ruang ganti , ada yang bercanda , guling-gulingan , kesot-kesotan di lantai lapangan #abaikan.
Kyuhyun menghampiri Seohyun yang sedang meluruskan kaki dipinggir lapangan , dan duduk di sampingnya.
“Kau lelah?” tanya Kyuhyun.
“Aniyo oppa , aku tidak akan pernah lelah jika ada oppa di samp… Oops” Seohyun cepat-cepat menutup mulut dengan kedua tangannya saat menyadari ucapannya yang asal ceplos.
“Eh? Apa kau bilang tadi , ayo lanjutkan”
“Ak , ak , aku tidak akan pernah lelah ji…ka ada…… Ah…jika ada keroro di sampingku” kata Seohyun sambil menunjuk gantungan ponsel bentuk keroro ditangannya.
“Oh , ne. Arraseo. Keroro ya?” Kyuhyun manggut-manggut.
“Kau tidak pulang?” tanya Kyuhyun.
“Tentu saja pulang oppa. Waeyo?”
“Kuantar. Tapi sebelumnya kita mampir makan dulu. Ottohke?”
“Hmm. Ide bagus oppa. Kau traktir kan?”
“Neeeeee. Kajja”
Mereka berdua berjalan meninggalkan lapangan basket.
“Kenapa mereka tidak pacaran saja sih?”kata Sungmin sambil memandang kepergian SeoKyu.
“Hm? Kau bilang apa barusan?” tanya Eunhyuk.
“Itu. Kyuhyun dan Seohyun. Bukannya mereka itu saling menyukai ya? Kenapa tidak pacaran saja?”
PLETAK !
“Dasar sok tahu! Darimana kau tau kalau mereka saling menyukai?”
“Auch appo. Kau saja yang tidak peka. Terlihat dari sikap mereka berdua , babo”
“Lalu mau ditaruh dimana Sunny?”
“Oh iya. Aku lupa. Ngobrol-ngobrol (?) tumben hari ini Sunny tidak kesini. Kemana ya dia?”
“Kau menyukai Sunny kan?” tanya Euhyuk.
“Darimana kau ta… Eh? Kata siapa aku menyukainya”
“Ah. Geotjimal. Mukamu merah tuh. Hahaha”
“Terserah apa katamu. Dasar monyet!”
***
BUGH !
Kyuhyun memukul Donghae setelah menyeretnya ke belakang sekolah lebih dahulu.
“Sudah kubilang jauhi Seohyun!” Kyuhyun mencengkram krah baju Donghae.
“Apa hakmu melarangku ,huh? Memang kau siapanya?”
“Ak , aku…”
BUGH !
Donghae menonjok pipi Kyuhyun. Bibir Kyuhyun berdarah. Kemudian Kyuhyun bangkit , dan terjadi adu pukul antara mereka berdua. Sampai akhirnya mereka berdua terkapar di atas rumput. Sambil memandang langit-langit Kyuhyun angkat bicara.
“Jadi sekarang apa maumu?”
“Tanding basket untuk menentukan siapa yang pantas berada disamping Seohyun”
“Mwo? Tanding basket? Tidak salah?”
“Aniyo. Wae? Takut kalah?” ejek Donghae.
“Bukankah seharusnya itu kau ucapkan pada dirimu sendiri , huh?”
“2 hari lagi. Kita bertanding sepulang sekolah. Arraseo?” tanpa menunggu jawaban Kyuhyun , Donghae beranjak pergi. Kyuhyun berpikir , apa tidak salah? Tanding basket? Dia menantangku yang notabenenya adalah Ketua Club Basket.
***
SEOHYUN POV
Aku sedang makan sendirian dikantin. Datang duo shikshin (Sooyoung-Yoona :red).
“Seo Seo Seoooo”
“Hmm?”
“Seo Joo Hyuuuuun”
“Neeeee”
“Seooooo”
“Aiiiiissh…ne…ne… Wae?”
“Kau sudah dengar berita ini?”
“Berita apa lagi , huh? Kenapa kalian jadi tukang gosip kayak gini sih?”
“Sunny dan Kyuhyun putus!!!!!!!”
BRUSH !
Aku menyemburkan makanan yang sedang kukunyah. Alhasil , nasi-nasi itu menempel dimuka Yoona yang kebetulan duduk didepanku.
“Ihh…joroook” Yoona merengut.
“Wahahahaha” Sooyoung tertawa lebar.
“Eh? Mian , mianhae. Kubantu membersihkan ya” kataku sambil memunguti (?) nasi yang nyasar di pipi , hidung , dahi Yoona. Sementara Sooyoung , bisa kalian bayangkan betapa hebohnya dia tertawa sampai-sampai ia menggebrak-gebrak meja.
“Ya! Choi Sooyoung , diam kau!” bentak Yoona.
“Hhmmpp…huuuh~haaah~fuuh~. OK. Mianhae Yoona-ya”
Setelah selesai membersihkan muka Yoona dari badai Katarina #apadah , kami melanjutkan obrolan yang pending (emang sms?).
“Tau darimana kalian?” tanyaku.
“Kau tidak tau? Kami berdua sekarang ini jadi Miss Up To Date , jadi kami selalu sudah tau mengenai gosip-gosip seperti itu” jelas Sooyoung.
“Kalau begitu alasan kenapa mereka putus?” tanyaku lagi.
“Molla , tidak ada alasan yang jelas. Ada yang bilang karena orang ketiga, ada yang bilang karena keputusan berrapma. Entahlah”
“Hmm?”
***
Ada apa ini? Kenapa lapangan basket ramai sekali. Bukankah hari ini tidak ada kegiatan club? Lalu apa yang mereka lihat? Aku mengurungkan niatku yang semula akan pulang , saat melewati lapangan basket yang dikerumuni murid-murid sekolah. Baik namja maupun yeoja. Karena penasaran akupun ikut menyelusup dalam kerumunan itu. Dengan susah payah aku berhasil juga sampai dikerumunan paling depan. Mwo? Bukankah itu Kyuhyun oppa? dan…Donghae oppa! Apa yang terjadi? Kebetulan di dekatku ada Eunhyuk oppa. Kutoel-toel (bahasa apa ini?) lengannya.
“Oppa , oppa” panggilku.
“Eh? Ada Seohyun” katanya sambil merangkulku
“Sebenarnya ada apa ini?”
“Kau tidak tau? Kyuhyun akan bertanding melawan Donghae”
“Mwo?”
“Mereka akan tanding basket. Entah apa yang ada dipikiran mereka berdua”
“Kenapa bisa?”
“Molla. Kita lihat saja siapa yang akan menang. Sepertinya seru” Aku memandang bingung kearan Kyuhyun oppa dan Donghae oppa yang mulai bertanding. Untuk apa mereka bertanding segala.
***
Pertandingan berlangsung seru. Babak pertama saja nilai mereka bersaing ketat. 46-45 untuk Kyuhyun oppa. Babak kedua dimulai. Teriakan para yeoja yang mayoritas pendukung Kyuhyun oppa semakin membahana dilapangan terbuka ini.
***
Pertandingan berakhir. Terdengar ungkapan kekecewaan. Kudekati seseorang yang duduk dengan lesu ditengah lapangan. Aku jongkok disampingnya.
“Oppa. Gwaenchana?”
Dia mengangkat kepalanya yang tertunduk. Terlihat raut mukanya menunjukkan kekecewaan yang luar biasa.
PLOK !
“Seo? Bisa kau tinggalkan kami bicara berdua dulu?”
“Ne oppa”
“Kau tunggu dimobilku , ini kuncinya. Kita pulang bersama” perintah Donghae oppa
“Ne oppa” aku berjalan meninggalkan Donghae oppa dan Kyuhyun oppa.
SEOHYUN POV END

AUTHOR POV
“Kau kalah kali ini Tuan Cho”
“Ne , kau benar”
“Kau tau kan apa artinya kalah?”
“Maksudmu , masalah siapa yang berhak bersama Seohyun?”
“Pintar! Kuminta mulai sekarang , jauhi Seo Joo Hyun”
“Ne , tapi aku minta 1 hal darimu. Jaga Seohyun baik-baik , jangan sakiti dia , jangan membuatnya menangis. Dan juga jangan pernah melakukan hal seperti waktu itu padanya. Arra?”
“Ne. Tentu saja”
“Ne. Kulepaskan Seohyun untukmu mulai sekarang. Aku akan menghilang dari kehidupan Seohyun”
“Itu yang kuharapkan”
***
Seminggu kemudian…
Kyuhyun benar-benar menepati apa yang dikatakannya. Mulai dari dia yang mengundurkan diri dari jabatan Ketua Club Basket , tidak pernah membalas pesan atau mengangkat panggilan dari Seohyun. Seohyun merasa benar-benar kehilangan sosok Kyuhyun. Ia tidak tahu bagaimana sebenarnya perasaannya. Ia tidak menyadari bahwa ia menyukai , bahkan mencintai seorang Cho Kyuhyun. Sementara setiap harinya Donghae tetap mendekati Seohyun. Tapi Seohyun serasa tidak memilik nyawa menghadapi hari-harinya. Hampa. Itulah yang Seohyun rasakan. Sampai pada hari ke-10 Kyuhyun menghilang dari kehidupan Seohyun. Seohyun mengikuti latihan basket dengan semangat 15%. Berkali-kali ia kena tegur KangIn (ketua club basket yang baru). Sungmin yang prihati melihat Seohyun , mendekatinya.
“Seo , gwaenchana?”
Yang ditanya hanya diam saja , memandang kosong kedepan.
“Seo?”
“Helloooo… Seo Joo Hyun? Kau masih ada disinikah?” Sungmin melambaikan tangannya didepan Seohyun
“Eh? Oppa? Waeyo?”
“Gwaenchana?”
“Gwaenchana-yo oppa”
“Jeongmal?”
“Ne oppa”
“Latihan sudah selesai. Kau tidak pulang?”
“Eh? Sudah selesai? Sejak kapan?”
“Kau bahkan tidak sadar kalau sudah selesai dari tadi”
“Hehe. Kalau begitu aku pulang dulu oppa. Annyeong” Seohyun menunduk , kemudian berjalan menjauhi Sungmin.
“Ne. Tapi Seo , pintunya disana. Kau berjalan ke arah gudang peralatan” kata Sungmin. Seohyun menghentikan langkahnya kemudian berbalik lagi melewati Sungmin dengan menunduk. Sungmin hanya geleng-geleng kepala melihatnya.
“Aiiiigooo… Dia seperti ikan tanpa tulang” kata Sungmin
AUTHOR POV END
***
SEOHYUN POV
Aku diam dikelas saat istirahat. Memikirkan Kyuhyun oppa.
“Oppa. Eodiga?” kataku lirih. Kuletakkan kepalaku di meja. Pikiranku melayang.
PLOK !
Ada yang menepuk pundakku. Kuangkat kepalaku.
“Wae?” tanyaku malas
“Tuh , dicariin Donghae sunbae” kata temanku itu
Aku melihat ke arah pintu. Disana Donghae oppa melambaikan tangan menyuruhku keluar. Dengan malas aku menghampirinya.
“Ne oppa?”
“Kau sudah makan?”
Aku menggeleng.
“Ke kantin yuk. Aku lapar”
“Seooooooo” tiba-tiba datang Sungmin oppa dan Eunhyuk oppa.
“Waeyo oppa?” aku memandang aneh pada mereka berdua.
“Kau harus tau ini Seo” kata Eunhyuk oppa.
“Tau apa?”
“Tentang Kyuhyun” sahut Sungmin oppa.
“Ada apa dengan Kyuhyun oppa?”
“Hari ini dia terbang ke Aussie. Dia akan melanjutkan sekolah disana”
“Mwo?”
“Siang ini jam 12”
Aku melihat jam tanganku. Jam setengah 12. Berarti setengah jam lagi. Tanpa pikir panjang aku segera lari. Tujuanku adalah ke Bandara International Seoul. Belum sampai ke gerbang , ada yang menarik tanganku.
“Mau kemana kau Seohyun?” tanya Donghae oppa.
“Oppa , aku ingin ke bandara sekarang juga”
“Untuk apa kau kesana?”
Aku terdiam. Untuk apa aku kesana , aku juga tidak tau. Hanya saja tubuhku bergerak sendiri. Otakku tidak sempat berpikir.
“Aku juga tidak tau oppa. Hanya saja aku tidak bisa membiarkannya pergi” kataku menahan tangis.
“Waeyo? Kenapa kau tidak bisa membiarkannya pergi?”
“Aku… Aku…”
“Jawab Seo!”
“Aku , aku menyukainya. Aku menyukai Cho Kyuhyun” terasa hatiku seperti bendungan yang jebol. Lega sekali setelah mengatakannya.
“Kau sungguh-sungguh menyukainya?”
Aku mengangguk. Donghae oppa melepaskan genggaman tangannya.
“Pergilah Seo. Susul dia. Mian selama ini aku menjadi penghalang diantara kalian”
Aku memegang wajah Donghae oppa.
“Gomawo oppa. Sebelum aku pergi , aku ingin bilang bahwa kau adalah first love-ku. First kiss-ku. Kau harus tau itu. Tapi mian , kau bukan true love-ku”
“Ne Seo”
Kami berdua berpelukan.
“Ya , bukankah kau harus segera ke bandara. Sekarang sudah jam 12.40. Palliii” Donghae oppa menyadarkanku.
“Aiiigooo benar”
-skip-
@bandara
Aku melihat jam tanganku. 11.55. Tinggal 5 menit lagi pesawat lepas landas. Aku berlari mencari sosok Kyuhyun oppa.
NGIIIIIING
Terdengan suara pesawat meluncur. Aku menuju pusat informasi.
“Penerbangan ke Aussie hari ini”
“Baru saja berangkat nona” Mendengar itu seketika tubuhku lemas. Aku berjalan menjauhi pusat informasi itu. Berjalan diantara kerumunan orang yang lalu lalang. Tak kuat menahan tubuhku , akupun jatuh terduduk. Satu per satu air mataku menetes. Makin lama makin deras. Tak kupedulikan tatapan aneh dari orang-orang. Aku menundukan kepalaku.
“Oppa. Gajima. Jangan tinggalkan aku sendiri. Aku menyukaimu oppa. Aku baru menyadari perasaanku. Aku sungguh-sungguh menyukaimu oppa. Kenapa kau harus pergi disaat aku sudah menyadari perasaanku. Nappeun namja”
“Seo?”
“Oppa , bahkan sekarang aku sudah sangat hafal suaramu yang memanggilku”
“Seo Joo Hyun?”
Aku mengangkat kepalaku.
“Oppa , bahkan bayanganmu tampak nyata”
“Seo , kau mendengarku?”
Aku mengucek-ucek mataku. Benarkah yang ada dihadapanku sekarang adalah namja yang kurindukan itu. Aku menghambur kepelukannya.
“Ya! Seo Joo Hyun. Kenapa kau ada disini?”
“Ini sungguh kau oppa?”
“Ne , ini aku. Cho Kyuhyun yang tampan”
“Bukankah harusnya sekarang kau sedang berada di pesawat menuju Aussie?”
“Aussie? Pesawat? Apa yang kau katakan Seohyun?”
“Kata Sungmin oppa. Hari ini kau berangkat ke Aussie untuk meneruskan sekolah disana. Huhuhu…”
“Ha? Katakan sekali lagi?”
“Oppa akan meneruskan sekolah ke Aussie. Hiks. Hiks”
“Mwo? Huwahahaha”
“Wae tertawa?”
“Seo Joo Hyun. Kuberitahu ya. Kau kena tipu. Hal itu tidak benar. Aku tidak pergi ke Ausshe”
“Mwo?”
“Yang pergi ke Aussie itu noonaku , bukan aku. Aku hanya mengantarnya sampai bandara saja. Arrachi?”
“Eh? Tapi kata Sungmin oppa dan Eunhyuk oppa…?”
“Kau percaya dengan ucapan pumpkin dan monyet itu?” Kyuhyun oppa menunjuk kebelakangku. Aku menoleh.
“Mian Seo. Aku membohongimu” Sungmin oppa ternyata ada dibelakangku bersama Eunhyuk oppa.
“Kyaaaa… Wae oppa membohongiku?” aku memukuli lengan Sungmin oppa.
“Auw… Auw… Kyu~ tolong aku” jerit Sungmin oppa.
“Mian Seo , kami melakukan itu karena… Kami ingin mengetahui perasaan kalian yang sebenarnya. Sejak Kyuhyun mengundurkan diri dari club basket , kau seperti ikan tanpa tulang. Begitupula dengan Kyuhyun , dia tampak sangat kacau” jelas Eunhyuk oppa.
“Mwo?” kataku dan Kyuhyun oppa bersamaan.
“Dan ternyata rencana itu berhasil…” kata Sungmin oppa.
“Kalian berdua saling menyukaiiiii…” tambah Eunhyuk oppa. Mereka berduapun berpelukan. Namja-namja aneh. Aku dan Kyuppa hanya melongo mendengar itu semua. Kyuppa mendekat dan memelukku.
“Aku tidak akan pernah lagi pergi darimu. Seo Joo Hyun. Would u be my girlfriend?”
“Ne oppa” aku mengangguk.
“Yeee chukkaeee…” sahut Eunhyuk oppa.
“Poppo…poppo…” kata Sungmin oppa (Eunhyuk oppa nyiapin kamera ponsel buat motret). Kyuhyun oppa mendekatkan mukanya. Aku memejamkan mataku. Tapi dia tidak mencium bibirku. Dia hanya mencium keningnya. Ada perasaan kecewa karena hal itu.
“Huuu… Apaan tuh cuma cium kening. Gak asyik aah” cibir Eunhyuk oppa.
“Ya! Apa kau bilang!” Kyuppa mendekati Hyukppa.
“Aaaa…ampuuuun…” Eunhyuk oppa lari dari amukan setan(?). Mereka berduapun kejar-kejaran disekelilingku.

THE END

– – –
EPILOG
“Oppa , wae dulu kau mengundurkan diri dari club basket?” tanya Seohyun saat mereka berdua sedang makan di kantin. Belum sempat Kyuhyun menjawab , datang Donghae.
“Chagiyaaa~” Donghae merangkul Seohyun.
“Ya! Ikan! Lepaskan tanganmu dari Seohyun”
“Ya! Memang kau siapanya?”
“Aku namjachingunya” tegas Kyuhyun.
“Jeongmal? Kalau kau namjachingunya. Apakah kau pernah menciumnya? Kau tahu , first kiss Seohyun itu denganku loh”
“Ggggrrr”
***
“Cho Kyuhyun , bersediakah kau menerima Seo Joo Hyun sebagai pendampingmu baik dalam suka maupun duka , sehat maupun sakit sampai maut memisahkan?”
“Saya bersedia”
“Seo Joo Hyun , bersediakah kau menerima Cho Kyuhyun sebagai pendampingmu baik dalam suka maupun duka , sehat maupun sakit sampai maut memisahkan?”
“Saya bersedia”
***
“Chukkae-yo…atas pernikahan kalian berdua” ucap Sooyoung.
“Gomapta Young-ie”
“Yo man , my bray… Akhirnya kau menikah juga dengan Seohyun”
“Gomawo Hyukkie , Minnie”
“Ya! walaupun kalian sudah menikah. Aku tidak akan menyerah Cho Kyuhyun” kata Donghae.
“Seingatku aku tidak mengundangmu. Kenapa kau ada disini”
“Aku yang mengundangnya oppa” kata Seohyun.
“Aaa~ Chagi~… Kenapa kau menikah dengan setan ini?” rengek Donghae.
***
OEEK OEEK !
Pintu ruang bersalin terbuka. Keluar dokter perempuan.
“Ottohke oppa?”
“Selamat Tuan Cho. Istri anda melahirkan bayi laki-laki yang sehat”
“Jinjja-yo?”
***
“Hallooo chagiii… Panggil aku appa”
“Ya! Lee Donghae! Kau siapa? Appanya itu aku tau”
“Kalau begitu panggil aku second appa , Donghae appa. Ne?”
Seohyun hanya geleng-geleng melihat kelakuan dua namja yang disayanginya itu.
“Hhhuufttt… Mereka tidak pernah berubah”
EPILOG END

Teplok! Teplok!
#author muncul naik unta…
Gimana nich endingnya?
Bagus kah?
Jelekkah?
Maksa kah?
Silakan kasih respon ya, berupa komen.
gak komen juga no problem #kepaladingin
Gomawo y yang uda jadi pembaca setia ff nie , puaskah dengan ending seperti ini?
happy end lowh…
ada epilognya pula , jadi reader bisa nebak kisah mereka selanjutnya gimana..
ne , author permisi ya… sampai jumpa di kisah selanjutnya…
BANSAAAAIIIII
#teriak bareng semua cast n ddangkoma yang uda didonasikan…

18 thoughts on “LOVE TURNED PART 6-END + EPILOG

  1. A/N : MIANHAE READER , JEONGMAL MIANHAE…
    BANYAK TYPO BERTEBARAN , N YG PALING PARAH DI EPILOGNYA PAS SEOHYUN MELAHIRKAN. ADA UCAPAN KYUHYUN YG GINI “OTTOHKE OPPA?”.
    ITU SEHARUSNYA “OTTOHKE UISA?”.
    AKU BELUM BISA BENERIN SKRANG , TPI JNJI TAR BAKAL DIBENAHIN.
    JEONGMAL MIANHAE…
    SILAHKAN BASH AKU , KARENA SLAH TULIS , AKU TRIMA

    KAMSAHAMNIDA *bow*

  2. Bagus chingu!!
    Iya lumayan bnyk typo, tpi secara bahasa bagus chingu
    Sunny jahat, sama sungmin aja
    Dasar sungmin sama eunhyuk haha
    Seokyu °\(^▿^)/° donghae ngga berubah seo udh sama kyu haha
    buat ff seokyu lagi yah chingu (•̀_•́) ง

  3. Ahhh akhirnya happy End😄
    seruuuu thor, iya emg banyak typo’a..hhe .__.v
    tp gpp bagusss koq, eunmin koplaak bgt😄
    haeppa akhirnya bs mlepas seo, kyuppa married sm seo …yeyeyeyee *gaje
    dtnggu ff lainnya thor ^^d

  4. akhirnya haeppa sadar juga.
    kirain seonnie bakal pisah ma kyuppa.
    tuh haeppa maseh aja godain seonnie.. bkin evil kyu ngamuk” ga jelas . hahah’
    daebak chingu

  5. Uwaah seo punya 2 suami, satu yg asli (kyu), satu yg ngaku ngaku (hae).
    Wkwkwk udh hae ambil yoona sana, ad mie ayam spesial tuh#plak gk nyambung
    alurny kecepetan atau aku yg kecepetan baca y?#eung -_-a
    ff ny daebak uwoo(?)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s