LOVE AS FRIEND PART 2

Title : Love As Friend part 2
Author : yang punya blog
Genre : Romance , Friendship , Humor , dll
Rating : PG15

Nyoook di baca , ,

Author POV
JDANG! JDANG!
Suara bola basket yang memantul menggema di ruangan besar itu. Sesosok yeoja bermain basket seorang diri. Terlihat dia sangat ahli memainkan bola basket , dribble , shoot , jump shoot dengan lincah. Sesekali ia menyeka keringat yang menetes di wajah putihnya. Sudah setengah jam yang lalu ia berkutat dengan permainannya. Tapi sepertinya ia tidak berniat menghentikan permainannya untuk istirahat barang sebentar.
CRANG! (anggap aja ini suara bola basket masuk ring).
Setelah memasukkan bola ke ring untuk kesekian kalinya , yeoja itu duduk kemudian berbaring telentang di lantai lapangan basket.

SEOHYUN POV
Aku telentang di lantai lapangan basket setelah sekali lagi memasukkan bola ke ring. Kupandangi langit-langit gedung olahraga ini. Beginilah aku , saat perasaanku sedang kacau , aku akan main basket sampai kehabisan tenaga. Nafasku masih terputus-putus (?).
Tap! Tap! Tap!
Suara langkah kaki terdengar memasuki lapangan indoor ini. Tiba-tiba ada yang menempelkan sesuatu yang dingin dipipiku.
“Kyaaa. . .” aku bangun terduduk.
Kyuhyun cekikikan melihat reaksiku , Taeyeon menempelkan lagi benda dingin itu didahiku.
“Aiiissh…itu dingin tau” aku menepisnya.
“Minumlah Seo , kau tampak sangat lelah” Taeyeon menyodorkan benda dingin yang ternyata adalah minuman isotonik. Aku menerima kemudian meminumnya. Segar sekali saat minuman itu melewati tenggorokanku. Aku menenggaknya sampai habis. Saat minuman itu habis , aku memandang Taeyeon.
“Kurang…aku masih haus”
“Wow , masih kurang?”
“Kau mau lagi? Ini untukmu” Kyuhyun menyodorkan minuman yang dipegangnya , terlihat itu sudah diminumnya karena isinya hanya tinggal setengah. Aku mengangguk dan menerimanya. Tanpa pikir panjang aku meminumnya.
“Kyaaa…bukankah itu ciuman tidak langsung?” Taeyeong berteriak.
Aku menyemburkan minuman itu , untung tidak mengenai Taeyeon atau Kyuhyun.
“Mwo? Apa maksudmu?” tanya Kyuhyun.
“Ne , bukankah itu ciuman tidak langsung. Kau kan tadi sudah meminumnya , bekas mulutmu ada di botol itu. Kemudian kau berikan pada Seohyun , oppa” jelas Taeyeon.
“Haha , kau ada-ada saja” kataku pada Taeyeon. Walaupun sebenarnya aku merasa deg-degan juga saat Taeyeon mengatakan hal itu. Eh? Deg-degan? Wae? Untuk apa? Aneh. Aku masih haus , saat akan meminumnya lagi , aku pandangi botol itu. Ciuman tidak langsung? Jeongmal? Aku menggeleng-gelengkan kepalaku kemudian menghabiskan minuman itu dan membuang botolnya sembarangan.
***
“Kami duluan ya” kata Kyuhyun dan Taeyeon bersamaan kemudian masuk ke mobil. Aku mengangguk pada mereka kemudian masuk ke mobilku sendiri. Saat aku sibuk memasang selfbelt , ponselku berbunyi.

Gee gee gee gee baby baby
Gee gee gee gee baby baby

Kuambil ponselku , aku tersenyum melihat siapa yang menelpon. Kutekan tombol YES.
“Yeoboseyo”
“Noona~ tolong aku” kata orang di seberang.
“Ne , Minho-ya?”
“Tolong jemput aku , aku sudah menelpon hyung tapi ponselnya tidak aktif. Telpon kerumah tidak ada yang angkat. Kan aku tidak mungkin menelpon bumonim yang sedang sibuk kerja. Nooa juga tau aku paling tidak bisa naik bus , temanku juga sudah pul…”
“Ne , Minho-ya. Kebetulan juga aku akan pulang , aku akan menjemputmu”
“Jeongmal noona? Gomawo” katanya riang.
“Ne, kalau begitu aku tutup telponnya. Annyeong”
TUT!
15 menit kemudian aku sudah sampai di depan sekolah Minho , terlihat dia sedang berdiri celingak-celinguk di depan gerbang. Kuhentikan mobilku didepannya. Kubuka kaca mobil.
“Kajja” aku mengisyaratkannya masuk mobil.
Tanpa banyak bicara Minho masuk mobil.
“Gomawo noona sudah mau menjemputku” katanya setelah duduk dan memasang selfbelt.
“Cheonmaneyo” aku tersenyum kearahnya kemudian kembali fokus menyetir.
“Noona?”
“Ne?”
“Bagaimana kalau kita jalan-jalan dulu. Aku bosan di rumah , kerjaanku hanya menemani Kyuhyun hyung main game”
Aku terkekeh mendengarnya.
“Hhm , ide bagus. Kalau begitu kemana?”
“Molla”
“Emm…nonton saja. Eotteokhe?”
“Ide bagus noona”
***
Sampai di bioskop. Pilihanku dan Minho adalah film Harmoni. Selama 2jam menonton film aku dan Minho benar-benar larut oleh alur cerita yang menyedihkan. Begitu film habis , aku dan Minho segera keluar menuju mobil (dengan mata sembab). Kupandangi Minho yang duduk disampingku, dia menunduk. Sesekali ia mengusap matanya. Merasa diperhatikan dia menoleh.
“Noona?” suaranya manja.
“Ne?”
“Aku menyesal, seharusnya kita lihat film lain saja”
“Wae?”
“Ceritanya sedih gitu, huwaaa”
“Sudah sudah, lihat matamu sudah bengkak , cup cup” aku menepuk-nepuk pundaknya. Dia memandangiku.
“Noona sendiri , lihat air mata noona juga masih menetes deras tuh” dia menunjukku. Lekas kuhapus air mataku.
“Mana? Tidak ada”
“Tentu saja, noona sudah menghapusnya barusan” Minho memanyunkan bibirnya.
“Noona kelihatan jelek kalau menangis”
“Kau juga jelek” aku tak mau kalah.
“Ya! Noona! Aku itu tampan walaupun sedang menangis. Air mataku justru menambah pesonaku tau” katanya.
“Siapa bilang? Dimana-mana orang menangis itu kelihatan jelek tau”
“Tidak denganku , aku akan terlihat semakin tampan saat air mataku keluar” sindrom kenarsisan Minho kumat.
“Terserahlah”
Kami berdua terdiam lama.
KRUYUK~ suara perut minta diisi. Kami saling pandang.
“Wahahahaha” tawa kami pecah.
“Noona, sebelum pulang kita makan malam dulu ya, aku lapar sekali setelah menangis”
“Aku juga lapar sekali” aku mengangguk sambil memegangi perut.
“Aku tau tempat makan yang enak. Biarkan aku yang menyetir” kata Minho keluar dari mobil.
“Wae baru sekarang mengatakannya, seharusnya dari tadi” aku keluar mobil dan duduk disamping kursi kemudi.
“Hehehe…mian nooa. Soalnya aku suka melihat noona saat sedang menyetir” Minho nyengir mendengar perkataanku. Aku hanya menggembungkan pipiku. Kemudian Minho mulai melesatkan mobil ke tempat makan yang dikatakannya.
***
“Eotteokhe noona? Enak kan makanannya.
“Ne, tempatnya juga nyaman”
“Kita pulang sekarang?”
Aku melihat jam tanganku.
“Tentu saja. Ini sudah malam, nanti kau dicari ummamu”
***
“Aku pulang dulu ya noona” kata Minho setelah memasukkan mobilku ke garasi.
“Ne, Minho-ya”
“Noona?”
“Ne?”
“Gomawo untuk hari ini”
CUP!
“Lagi-lagi kau mencuri Cho Minho”
“Hehehe…saranghae noona” kata Minho sambil melambaikan tangan berlari pulang. Aku hanya geleng-geleng kepala melihat tingkahnya, kemudian masuk kerumah dan menuju kamar.
SEOHYUN POV END

MINHO POV
Senangnya hari ini, batinku sambil berjalan pulang. Aku menciumnya lagi hari ing. Hihihi… Benar-benar yeoja yang menarik. Sifat tomboy dengan wajah malaikat yang memikat. Aku tersenyum-senyum sendiri masuk rumah. Saat akan membuka pintu kamar…
PLETAK!
“Auch appo~” aku mengelus-elus kepala yang kena jitakan.
“Hyung kenapa menjitakku?” aku melotot pada hyungku, yang dipelototipun balas melotot.
“Darimana saja kau bocah , huh? Pulang sekolah tidak langsung pulang, malah kelayapan. Tadi bumonim menanyakanmu yang tidak ikut makan malam. Untung saja hyungmu yang hebat ini bisa memberi alasan yang tepat” jelas Kyuhyun hyung panjang lebar. Aku menepuk pundak Kyuhyun hyung dengan wajah datar.
“Gomawo ya hyung” kemudian aku berbalik untuk masuk kamar.
PLETAK!
“Dasar bocah! Kau belu menjawab pertanyaanku , BABO!”
“Appo hyung, kau tega ya melihat namdongsaengmu yang tampan dan mempesona ini jadi babo karena kau jitaki terus?” aku mengelus (lagi) kepalaku.
“Ne! Dan aku sangat senang dan bahagia jika hal itu benar-benar terjadi!” Kyuhyun hyung menerobos masuk kamarku dan duduk di pinggir ranjang. Dengan cemberut aku mengikutinya masuk kamar, kuletakkan tasku dimeja belajar. Kuambil pakaian dilemari kemudian ke kamar mandi.
10 menit kemudian aku keluar kamar mandi dan melihat Kyuhyun hyung masih duduk di ranjangku.
“Ya , bocah! Kau tadi dari mana saja?”
“Aku tadi jalan-jalan dulu…”
“Dengan siapa?”
“Seohyun noona”
“Mwo? Dengan Seohyun? Bagaimana bisa?”
“Tentu bisa dong hyung. Salah hyung juga sih tadi”
“Mwo? Wae salahku?”
“Tadi aku menelpon hyung untuk minta jemput. Tapi ponsel hyung tidak aktif, telpon kerumahpun tidak diangkat. Jadi aku menelpon Seohyun noona untuk minta jemput. Kemudian kami jalan-jalan dulu”
“Oh begitu, mian ya ponselku tadi baterainya habis”
“OMO! Siapa yang memakannya hyung?”
“Ha? Maksudmu?”
“Ne, siapa yang memakan baterai ponsel hyung sampai habis?”
PLETAK!
“Bukan habis karena dimakan, Babo!”
“Uuch appo, dasar evilhyung”
“Apa yang kau bilang?”
“Aniyo hyung, sudahlah sana keluar hyung. Aku ngantuk, capek, mau tidur, hush hush” ak menggerakkan kakiku mengusirnya.
“Ya! Kau kira aku ayam apa, kau usir seperti itu?”
“Aniyo hyung”
“Ne, ne aku keluar. Sana cepat tidur. Jaljayo”
“Ne, hyung”
MINHO POV END

SEOHYUN POV
Hari minggu yang cerah bagi orang-orang, tapi tidak begitu cerah untukku. Pagi ini aku bangun dengan nafas terengah-engah, aku mimpi. Mimpi buruk tentang masa laluku, tentang eonniku. Benar-benar berat menjalani hidup seperti ini. Pernah aku merasa benar-benar frustasi dan berpikir untuk mengakhiri hidupku, tapi segera kutepis pikiran itu jauh-jauh. Benar-benar babo sampai aku memiliki pemikiran seperti itu. Aku pun ke kamar mandi untuk mandi dan mendinginkah kepalaku. Selesai mandi aku turun untuk sarapan. Sarapan yang hanya ditemani oleh suara piring dan sendok yang beradu. Tidak selera makan. Ne, itulah yang kurasakan sekarang. Aku melangkah meninggalkan makanan yang tidak habis, meuju kamar dan mengambil bola basket, kemudian melangkah keluar rumah. Tujuanku sekarang adalah lapangan basket di seberang rumahku. Sampai di sana ak melakukan pemanasan sebentar kemudian mulai main, sendirian.
SEOHYUN POV END

AUTHOR POV
Tampak seorang namja berlari kecil menghampiri yeoja yang tengah bermain basket.
“Noona~”
Yeoja itu menoleh.
“Ne Minho-ya?”
“Boleh aku ikut main?” tanya Minho.
“Memangnya bisa?” Seohyun meremehkan.
“Ya! Noona meremehkanku, noona belum tau ya kalau aku itu kapten tim basket putra di sekolahku, SHINING JUNIOR HIGH SCHOOL. Hahaha…” kata Minho membanggakan diri sendiri.
Seohyun hanya geleng-geleng kepala.
“Buktikan kalau begitu” kata Seohyun.
“OKEY , aku pasti menang. Jika aku kalah aku akan menggendong noona lari-lari keliling lapangan ini. Eotteohke?”
“(berpikir) Ide bagus. Jika aku yang kalah, aku akan mengantar jemputmu selama seminggu”
“Ide bagus” Minho tersenyum.
Pertandingan antara mereka berduapun dimulai. Sangat sengit sekali , Minho tidak mau kalah dari Seohyun tentunya , begitu pulang dengan Seohyun. 10 menit pertama, Minho unggul karena lebih banyak memasukkan bola ke ring. Tapi kemudian Seohyun memulah jurusnya#apadah. Sampai keadaan berbalik. Dan akhirnya kemenangan berpihak pada Seohyun. Minho tepar dilantai lapangan. Seohyun menyenggol-nyenggol dengan ujung kakinya.
“Ya , ya! Kau harus terima hukumanmu Tuan Cho. Gendong aku sekarang!” kata Seohyun.
“Sebentar noona. Biarkan aku bernafas sebentar. Hosh…hosh…”
“Ne” Seohyunpun ikut duduk di samping Minho sambil meluruskan kaki. Tak lama kemudian Minho bangkit dan jongkok.
“Kajja noona. Naiklah”
Seohyun hanya tersenyum dan…
HAP!
Ia hinggap(?) dipunggung Minho. Minhopun dengan susah payah berdiri dan berlari-lari keliling lapangan basket. Seohyun yang digendong terus tertawa tidak berhenti, sambil tangannya menepuk-nepuk bahu Minho dan berkata
“Ayo Minho…terus…lari yang kencaaaaaaaaang. Hahahaaaaa…”
Saat mereka berdua, eh… atau Seohyun? sedang bersenang-senang datang Kyuhyun dan Taeyeon.
“Benar-benar childish” kata Kyuhyun sinis.
Minhopun berhenti di depan Kyuhyun dan Taeyeon.
“Sudah noona. Turun…hosh…hosh…”
Dengan terkekeh Seohyun turun dari gendongan Minho.
“Wae? Minho menggendongmu?” tanya Taeyeon
“Oh…tadi kami taruhan main basket dan dia kalah jadi sebagai hukumannya dia harus lari sambil menggendongku. Hahaha…” jawab Seohyun
Taeyeon pun hanya ber-oh-ria.
“Sudah mainnya?” tanya Kyuhyun sedikit jutek
“Aigooo kenapa kau jutek begini?” tanya Seohyun
“Aniyo…biasa raja” jawab Kyuhyun
“Dia habis makan apa sih, wae judes begitu?” Seohyun menyenggol lengan Taeyeon
“Molla” Taeyeon angkat bahu
“Ehm ehm…” Kyuhyun berdehem
“Wae hyung? Tenggorokanmu kering?” tanya Minho
PLETAK!
“Dasar bocah! Siapa suruh kau bicara?” tanya Kyuhyun sadis
“Hiks…appo…aku kan hanya bertanya. Seo noona , lihat betapa kejamnya evilhyung ini” Minho memeluk leher Seohyun dan menyandarkan kepalanya di pundak Seohyun.
“Dasar bocah manja!” ejek Kyuhyun
“Biar , weeek :p” Minho membalas ucapan Kyuhyun
“Ya , ka…”
“Sudah sudah, coba kulihat Minho-ya. Mana yang sakit?” tanya Seohyun
“Ini…” Minho menunjuk jidatnya
“Fiuh~ masih sakit?” Seohyun meniup dahi Minho
“Ini juga noona” Minho menunjuk bibirnya. Seohyun geleng-geleng kepala.
Kyuhyun yang melihat itu hanya melotot , sementara Taeyeon? jangan ditanya. Daritadi dia sudah cekikikan melihat aksi teman-temannya itu.
“Hentikan, itu menjijikkan Cho Minho” kata Kyuhyun kemudian melanjutkan
“Ayo kerumahku, umma menyiapkan makanan enak dan banyak”
“Loh? Bukannya umma ikut appa pergi hari ini ke Jepang?” tanya Minho
“Tidak jadi. Cuma appa yang ke Jepang” jelas Kyuhyun
“Wae?”
“Molla. Sudah jangan banyak tanya. Kajja pulang”
“Ayo Seohyun , kita kerumah Kyu” ajak Taeyeon. Seohyun mengangguk kemudian mereka berempat berjalan beriringan ke rumah Kyuhyun.
AUTHOR POV END

SEOHYUN POV
“Chakkaman!” aku berteriak menghentikan langkah mereka bertiga masuk gerbang rumah Kyuhyun. Mereka bertiga menoleh.
“Waeyo noona?” tanya Minho
“Bola basketku ketinggalan. Kuambil dulu ya” kataku
“Oh, kutemani ya” tawar Minho
“Aniyo. Gwaenchana” aku menolak ,kemudian aku berlari kembali ke lapangan basket. Sampai di sana kulihat bola basket yang tdrgeletak di tengah-tengah lapangan. Aku menunduk untuk mengambilnya , saat itu kurasakan sakit pada kepalaku. Kupijit kepalaku untuk mengurangi rasa sakit itu. Cukup lama aku pada posisi itu. Setelah sakit itu mereda , aku segera menuju ke rumah Kyuhyun.

TUBERCOLUSIS a.k.a TBC
mian , mian , numpang lewat yooo~
bagaimana part 2 ini? makin hancur kah? makin GJ kah? makin makin makin. . ?#apadah…

don’t forget ! R.C.L.
gak pake L juga gpp ,
yang penting komennya , supaya author tau kekurangan dari cerita ini n supaya bisa dibenahi lagi.
so , wajib komen. . .
yang komen aku doain masuk surga , yang gak komen? ya doaku selalu jelek buat yang diem aja…
SIDERS !
coba hargai karya orang lain , dengan cara komen! entah itu cuma kata ‘LANJUTKAN’ yang penting itu kolom komentar diisi.
atau masih belum tau caranya juga? #ngeek

tapi terserahlah , ngomongin SIDERS gak pernah ada habisnya. bikin capek ati duank. ..
mian ne kalau kata-katanya kasar , author lagi murka n labil gara-gara SIDERS yang merajalela…

annyeong~~
PPYOONG!

19 thoughts on “LOVE AS FRIEND PART 2

  1. penasaaaaaraaaaaaaan..
    Kyu cemburu kah??
    Pdhl seo cuma anggap minho adek nya doang, tp kok kyknya minho makin berani ama seo..
    Maen cium2 aja..
    Tp lucu bgt liat minho nya manja2 gt ama seo..
    Update soon please..

    • gomawo dah komen *bow*
      kyag.a c dy cmburu gt chingu , dy kn jga syang am seohyun (tanda kutip)…
      klo ttg seo yg nganggp minho it ap , it pndpat reader. . .tp bsa jga lo perasaan it brubh jd cnta
      minho punya alsn kok knpa dy brtngkh manja kyag gt , next part bkal d ungkap. . .

  2. bgustko chingu ngga hncur2 bgt~plak ,, hehehe ..

    ya Minho cium2 Seo…Ak cemburu~plak..

    Kyuppa cemburu tuch ..

    chingu Seo sakit apa ?
    kan yg punya pnyakit cuma Taengo.. kok Seo jg skit ?

    chingu,,update soon please !!

  3. Lagi seru2 malah tubercolusis -_-
    Kyuhyun cemburu?
    seo sakit apa? Jangan parah2 yah chingu
    Minho jangan maen nyium2 orng -_-
    Lanjut yah chingu

    • kyag.a c cemburu gtu ,
      seo sakit apa yaaaa…
      slahkan liat next part y chingu ,,
      #pengen bikin penasaran tingkat dewa

      minho kn punya alsan.a becndain seohyun , bysa Kyu-line.. mewarisi sfat jaiL dr Kyuppa

      kekeke

  4. seo skit gak yaaaaaaaa?
    it adlh rahasia author dan Tuhan , hahahahahaha😀

    hehehe mian y kyuppa dkit bgd ,,

    ne , part slnjut.a akk adain seokyu moment ,, part ini kn crta.a ak buad minseo moment ,,

    tar jga ad part kyutae moment ..

    klo bnyak yg comment bkalan aku cpet lnjutin ,,
    jdi stay tune d blog ini y ,,

  5. wkwkwk~ minho koplaak!😄
    kyu cemburu ga sih? hahaa
    seonni kenapa bs pusing gtu? seonni sakit apa? :’ (
    next part dl y thor^

  6. eonnienya seonnie spa?
    ga tega bgd liat seonnie disini. kayanya tertekan bgd.
    aigo minho manja bgd ma seonnie. kyuppa cemburu ya?
    ayo ngaku ? hahha

  7. Kyupa pasti cemburu deh krn seo dan minho deket2an trus,makanya jgn sama taeyeon terus entar seony diambil orang.kasian bgt seo terus2an mimpi buruk tentang eonninya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s