My bodyguard

Title : MY BODYGUARD
Author : Saya yang punya blog
Genre : Romance , dll
Rating : PG17
Length : Oneshoot
Cast : Jung soo yeon a.k.a Jessica
Lee Donghae a.k.a Donghae
Other member super junior
A/N : saya bikin FF oneshoot lagi , sebenarnya FF ini sebagai ganti FF Love Turned yang gak jadi saya publish karena ide yang cupet dan bang ilham yang belom mampir” ke otak saya. Jadi saya bikinin FF ini , semoga berkenan di hati para reader tercinta. Cast.nya kali ini adalah pasangan HaeSica , bosen juga kalo Seokyu melulu jadi kalo gak suka ama cast.nya mending gak usah baca , daripada banyak bacot mending langsung baca aja. Happy reading..(sudut pandang seluruhnya dari Jessica)

Summary : Aku nggak mendengar apa-apa , juga nggak merasakan apa-apa. Sampai aku bertemu denganmu.

“Lagi-lagi aku kalah darimu. Nilaimu benar-benar sempurna”
“Maaf tapi nona sendiri yang menantangku waktu itu”. Kata Donghae sambil menyisir rambutku.
“Ne , tentu saja aku juga gak akan senang kalau kau sengaja mengalah dariku. Tapi pasti lain kali aku yang menang”
“Nona , sudah waktunya anda berangkat sekolah”
“Ne , ahjussi”. Kataku sambil beranjak dari tempat dudukku.
~~~~
Donghae membukakan pintu mobil untukku. Kemudian membantuku mengganti sepatuku dengan sepatu khusus untuk di sekolah. Kudengar murid-murid berbisik.
“Benar-benar seperti tuan putrid dan ksatrianya”
“Aku juga pengen punya ksatria seperti itu” sahut yang lain.
“Memang enak ya jadi anak orang kaya. Kemana-mana saja dijaga bodyguard”
“Wah , kata-katamu keras juga ya , Tiffany”. Ucapku pada yeoja itu. Dia menoleh.
“Annyeong~” sapaku.
“Jes ,Jessica”. Ujarnya gugup terbata-bata.
~~~~
10 tahun yang lalu , karena selalu terancam bahaya. Appaku sengaja memberiku pengawal pribadi supaya aku dilindungi. Lee Donghae , orang yang menjagaku selama 10 tahun ini. Dia 2 tahun lebih tua dariku.
“Sudah cukup , aku bukan anak kecil lagi. Begini-begini , aku adalah pewaris tunggal perusahaan terbesar kedua di korea. Jadi kau tidak perlu memperlakukanku seperti anak umur 5 tahun”. Ucapku pada Donghae sambil berbaring di tempat tidur.
“Arraseo nona”
JELEGEEER !!!!
“Kyaaaaa…” aku menutup telingaku mendengar suara petir.
“Ternyata ketakutan nona akan petir masih belum hilang ya”
“Sudah cepat pegang tanganku”
Donghae pun menggengam tanganku. Perasaanku tenang saat menggenggam tangannya. Satu-satunya cara mengatasi ketakutanku pada petir adalah dengan cara ini.
“aku takut petir , umma~~ umma~~” aku menangis memanggil ummaku.
“Tulis namamu di sini dan berjanjilah kau tidak akan menemui Jessica lagi”. Aku mendengar pembicaraan appa , kulihat umma menangis. Saat aku bermaksud untuk menghampiri umma , tiba-tiba ada yang membekapku dari belakang. Sesak , tolong aku. Aku tidak bisa bernapas.
“Nona? Bangun nona”
Aku membuka mataku. Ternyata hanya mimpi , mimpi yang terus terulang saat aku mendengar suara petir. Kulihat jam di dinding , pukul 2 malam.
“Kenapa kau masih di sini? Kembalilah ke kamarmu”. Perintahku pada Donghae.
“Nona menangis?”. Donghae mengusap pipiku. Aku menangkis tangannya.
“Kembalilah ke kamarmu”. Kali ini dia menurut , dia berjalan pergi dan menghilang di balik pintu.
Apa yang kuharapkan sih. Bagi Donghae ini kan pekerjaan. Ya , ku akui aku memang menyukainya , sebagai seorang pria.tapi aku tau perbedaan di antara kami tidak akan memungkinkan bagi kami untuk bersatu. Aku tidak boleh berharap.
~~~~
Aku berdiri sendirian menunggu jemputanku. Hari ini aku tidak ditemani Donghae pulang, karena tadi dia dimintai tolong seorang untuk menemani membeli kado. Dia sempat menolak , tapi kuyakinkan dia bahwa aku tidak apa-apa sendirian. Akhirnya dia pun setuju. Kelihatannya yeoja itu menyukainya terbukti saat berbicara dengan Donghae mukanya sangat merah.
“Kenapa baterainya bisa habis sih?”. Aku membanting ponselku ke tanah.aku kenapa sih ,daritadi marah-marah tidak jelas. Aku massih menunggu jemputan sendirian di tengah hujan ,hanya ditemani payungku.
Hhmp. Ada yang membekap mulutku dari belakang , paying yang kupegang jatuh ke bawah
“Beruntung sekali cowok itu tidak ada. Sudah lama aku menunggu kesempatan ini”. Katanya.
“Sudah cepat masukkan dia ke mobil” kata orang satunya lagi.
“Memang nona yang asli beda ya , kamu wangi sekali” kata orang itu berbisik di telingaku.
ANDWEEEEEEEEEEEEEEEE……………
“Lepaskan nonaku atau kepalamu akan kupatahkan”. Kudengar suara Donghae.
BUAK !!! donghae menghajar orang itu. Orang itu jatuh kemudian kabur.
“Nona , gwaenchana?” tanyanya menghampiri kemudian memayungiku.
“Kenapa kesini? Lalu bagaimana dengan yeoja tdi?” tanyaku
“Karena ada petir aku jadi mengkhawatirkan nona”
“Sudah kembali ke sana , kasihan yeoja itu kau tinggal.” Aku membalik badanku membelakanginya. Ini karena aku tidak bisa menyembunyikan tanganku yang dari tadi gemetaran.
“Apa yang nona katakana?” Donghae memutar badanku kemudian memelukku.
“Bagaimana bisa aku meninggalkan nona yang sedang gemetaran seperti ini. Aku akan tetap di sini sampai nuna tenang” Donghae membentakku. Baru pertama kali aku melihatnya seperti ini.
****
“Nona ,tuan besar sudah pulang. Nona disuruh menemui beliau” salah satu pelayanku memberitahuku.
“Appa pulang dan ingin bicara padaku. Tumben sekali.” Aku menggumam.
“Appa? Ada apa sampai appa memanggilku?”
“Duduklah , begini Sica. Appa ingin menjodohkanmu pada putra rekan bisnis appa. Appa minta kau menuruti appa , kalau perjodohanmu ini berhasil maka bisnis appa akan semakin maju. Kau tau kan untuk apa appa selama ini membesarkanmu dan mendidikmu?”
“Algetseumnida , appa”
“BAiklah kalau kau mengerti. Kau boleh pergi”
Aku tau kehidupanku akan seperti ini. Masa depanku ditentukan oleh appaku.
****
Aku mencari-cari Donghae di sekeliling rumah.
“Jadi kau akan melanjutka sekolahmu keluar negeri”
“Ne ahjussi , aku sudah memutuskan akan sekolah ke Australia”
Aku mendengar percakapan Donghae dan Kang In ahjussi. Aku memutuskan untuk pergi ke kamar Donghae.
“Nona? Ada perlu apa di kamarku?” tanya Donghae saat massuk kamar.
Aku mendekat ke arahnya , kutarik kaosnya. Kucium bibir Donghae , kudorong dia ke ranjang. ku dekatkan wajahku. Dia menahan tanganku.
“Tidak bisa nona”
Aku kemudian bangkit dan meninggalkannya.
****
Hari ini aku dan appa makan malam bersama keluarga Kim yang putranya akan dijodohkan denganku. Kuketahui namanya adalah Kim Heechul.
“Bagaimana makanannya? Enak?” tanya Heechul padaku.
“Ne” jawabku ala kadarnya.
“Restoran ini adalah restorab favorit keluargaku. Makan disini dimasak oleh master chef nomor1”
Aku hanya tersenyum. Tiba-tiba…
“TUNGGU DULU”. Donghae mencul dari balik pintu.
“Kenapa kau adadisini?” tanya appaku.
“Maaf , tapi aku sudah memeriksa identitasnya. Orang ini(nunjuk Heechul) menyembunyikan hutang keluarga yang sangat besar” sambil memberikan sebuah foto pada appa.
“Mwo?” appaku kaget mendengar ucapan Donghae.
“Aku bertugas untuk menjaga nona , maka dari itu sampai saat terakhirpun aku akan tetap menjaganya. Walaupun lawannya adalah tuan besar , nggak akan kumaafkan”. Kata Donghae.
“nggak akan kumaafkan katamu? Memang kau bisa apa?” tanya appaku.
“Beri aku waktu 10 , ani.. 5 tahun saja. Akan kubuktikan kalau aku bisa lebih sukse dari tuan besar”
“5 tahun? Baiklah kali ini kuijinkan. Perjodohannya sebaiknya dibatalkan saja tuan Kim” kata appa sambil berlau
“Tapi tuan …” Tuan Kim menyusul appaku. Heechul juga ikut keluar menyusul appanya.
Kudekati Dobghae ,
“5tahun? Kau nekat juga ya” kataku.
“Bukan nekat tapi memang itu tujuanku, karena keinginan utamaku adalah kebahagiaan nona. Semua yang menghalangi akan kulenyapkan”
“hanya melenyapkan? Kau tidak ingin membahagiakanku?” tanyaku
“Aku yang sekarang belum memiliki kekuatan untuk membahagiakan nona. Tapi suatu hari nanti…” kata Donghae sambil menarikku ke dalam pelukannya.
“Kalau begitu aku akan menunggu sampai saat itu tiba. Karena yang bisa membahagiakanku hanya Lee Donghae seorang. Makanya jangan membuatku menunggu terlalu lama”
“Tidak akan”. Kata Donghae sambil mengecup keningku.

FIN~~~
Gimana-gimana reader? Bagus kagak?
Author nyelesaiinnya dalam semalem loo . ampek ngantuk-ngantuk..
Semoga gak mengecewakan ya , kalo uda baca tinggakin jejak looo…

One thought on “My bodyguard

  1. tok… tok… tok…
    permisi

    hajimemashite
    watashi wa ardhelia orchid desu

    aq reader baru di blog ini… ^_^

    komen aq feel dari critanya udh dpet, tpi kok crita akhirnya jdi brantakan ya…

    mungkin gra2 ngantuk wktu nulisnya

    ah sama kurang panjang aja
    hehehe
    ^_^v

    sekian komentar gak jebo dri aq

    mianhae klo g jebo
    arigato gozaimasu udh mw nampung kmentar aq

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s